Belajar Yang Terbaik adalah Mengajarkan

Tampilkan postingan dengan label Manajemen User. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen User. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Desember 2014

On 23.17 by Unknown in , , ,    No comments

Assalamualaikum wr.wb
Ketemu lagi dengan ane , dalam acara "bincang pagi tak bermutu" . Oke jadi di perbincangan ini ane mau ngebahas sedikit tentang Manajemen User di Mikrotik. Kalo kalian udah baca postingan ane tentang manajemen User di Linux pasti kalian akan mudah memahami postingan ini. Soalnya ini masih Basic nya.

Oke jadi di postingan ini ane mau membuat pengujian tentang group setiap user di Mikrotik. Hak akses ini yang nantinya menentukan hak akses dari masing-masing group. Kalo kurang paham monggo disimak dulu , kalo ada pertanyaan tanyakan saja.

PEMBAHASAN :
Didalam menambahkan User nantinya kita juga akan di mintai untuk mengisi grup nya.
Grup ini adalah Hak Akses dari User Tersebut.

Full = Bisa Melihat dan melakukan konfigurasi , dan juga bisa mengubah/manghapus User
Write = Bisa melakukan konfigurasi tapi tidak bisa mengubah/menghapus User lain
Read = Hanya bisa melihat - lihat saja.

USERS :
Secara default di Mikrotik sudah terdapat satu user yaitu user "Admin" , user admin ini lah yang biasanya kita pakai untuk login di Winbox atau  aplikasi remote manapun. Tapi disini kita akan membuat beberapa user baru. contoh IDN-1 dan IDN-2

1. Membuat User IDN-1
Untuk membuat user , klik menu System > Users > Add


Kemudian masukkan nama User dan Group nya , untuk Group seperti ane jelasin sebelumnya itu berpengaruh untuk hak akses user. Kemudian klik Password untuk mengisi password. Untuk IDN-1 saya buat Groupnya = Read.



2. Membuat User IDN-2
Untuk membuat user IDN-2 caranya masih sama hanya nama dan group nya saja yang dibedakan. untuk user IDN-2 ane buat Group = Write.


3. Melihat Hak Akses Group.
Agar lebih jelas tentang Hak Akses dari group , nih ane SS-an keterangannya. Bisa dilihat apa saja yang bisa diakses oleh masing-masing group , meskipun sebenarnya kita bisa mengubahnya , tapi ini adalah defaultnya.


4. Test Login dan Hak Akses
Setelah selesai membuat User , selanjutnya kita coba login dari masing-masing user. dan akan mengetest hak akses/group nya.
Hanya untuk mengingatkan saja , untuk konfigurasi sebelumnya berikut nama User dan Group nya,
User IDN-1 = Read = Hanya bisa melihat - lihat saja.
User IDN-2 = Write = Bisa melakukan konfigurasi tapi tidak bisa mengubah/menghapus User lain


5. Login IDN-1



6. Hak Akses IDN-1
Kemudian kita akan mengetes hak akses groupnya , kita akan mencoba untuk merubah IP Address . Dan ternyata Hasilnyaaa . kita tidak bisa merubah apapun.


7. Login IDN-2



8. Hak Akses IDN-2
 Kemudian kita coba untuk melakukan konfigurasi dan hasilnya , berhasil taraaa.

Oke sekian dulu ya mas dan mba broo , buat tambahan aja user ini juga bisa digunakan untuk login Jaringan Hotspot.
Kalo ada yang kurang jelas monggo ditanyakan.
Wassalam
AJON !

Kamis, 18 September 2014

On 04.35 by Unknown in , , ,    2 comments


Assalamualikum mas broo mba broo yang lagi liat blog ane , meskipun sebenarnya cuma orang nyasar di internet yang masuk nih blog , tapi gak masalah semoga postingan postingan ane bermanfaat Amiin.
Oke sesuai judul postingan kali ini saya akan memasukin manajemen user , yaitu Menambahkan User dengan Adduser dan Useradd di Debian.
Nanti akan saya jelaskan pula perbedaan keduanya.
Oke tanpa banyak ngomong langsung aja ke konfigannya :D

ADDUSER :

1. Login sebagai root di debian anda.

2. Kemudian ketikkan perintah adduser [namauser] , kemudian isikan password dan identitas user yang akan di buat.

3. Dalam fitur adduser linus secara otomatis akan membuatkan direktori untuk user tersebut. Direktori itu berada di /home . Untuk melihatnya ketikkan saja perintah ls /home 




















USERADD

1. Login sebagai root di debian anda.

2. Kemudian ketikkan perintah useradd [namauser] 


















3. Didalam useradd , user tidak diberikan password , direktori , grup dll. Maka dari itu kita harus membuatnya manual , untuk membuat password user ketikkan perintah passwd [namauser] , lalu masukkan passwordnya.

4. Selanjutnya kita membuat direktori untuk user , ketikkan perintah mkdir [direktori] untuk membuat direktori.




5. Kemudian kita membuat direktori tersebut menjadi milik user , ketikkan perintah usermod -d [direktori] [namauser]


Oke itu tadi langkah membuat user dengan adduser dan useradd  , Selanjutnya saya akan menjelaskan perbedaan antara adduser dan useradd tersebut

PERBEDAAN :

adduser :

1. Menambahkan user sekaligus mengeset password untuk user tersebut
2. Menambahkan user serta home direktorinya
3. Menambahkan user serta memberikan keterangan lengkap tentang user

useradd:

1. Menambahkan user sekaligus TANPA mengeset password untuk user tersebut
2. Menambahkan user serta TANPA membuat home direktorinya
3. Menambahkan user serta TANPA memberikan keterangan lengkap tentang user

Seperti biasa kalo kurang jelas liat videonya , dan semoga videonya gak bikin tambah puyeeng ,





Demikianlah postingan saya tentang Menambahkan user dengan adduser dan useradd , semoga postingan sederhana ini bermanfaat buat yang ngeliat , Insha Allah dari yang dasar lama lama akan meningkat kualitas postingan ane , Amin